Lembaran pertama tahun 2019 - Adisty Titania

Selasa, 01 Januari 2019

Lembaran pertama tahun 2019

Memulai lembaran pertama tahun baru 2019 di rumah.


Iya, sama kaya tahun-tahun sebelumnya, biasanya juga di rumah aja. Lah wong kalau  penghujung tahun emang jarang liburan.

Bedanya, tahun 2019 ini udah di rumah sendiri. Setelah dikasih kemudahan punya rumah sendiri, bisa renovasi, akhirnya pertengahan Desember 2018, saat Bumi liburan tengah semester, kita akhirnya memutuskan untuk pindah rumah beneran.

Kayanya, kalau diinget-inget, tahun 2018 memang gue banyak belajar. Nemuin petualangan baru karena memang tahun 2018 beberapa kali memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman.


Awal tahun 2018, pindah kerja. Meskipun terkesan sama aja, karena tempat kerjanya sama-sama di media parenting. Nyatanya emang banyak pelajaran di rumah baru.

Tahun 2018, juga pengalaman pertama ngerasin operasi lantaran ada benjolan di payudara kiri. Meskipun awalnya khawatir bukan main, alhamdulillah setelah dicek benjolan tersebut FAM. Mudah-mudahan ke depannya benjolan kaya gini nggak nongol lagi. *aamiin

Dan penghujung tahun 2018 juga akhirnya bisa mandiri. Tinggal di rumah Pamulang, rumah yang akan terus diisi dengan petualangan baru. Petualangan seru, bareng suami, Mas Bumi, dan mudah-mudahan tahun 2019 juga akan nambah anggota keluarga. *aamiin (lagi)

Mengingat umur juga nggak muda lagi, kayanya rencana punya anak lagi memang harus dimaksimalin tahun ini. Kalau ndak, ya, mungkin Allah memang cuma percayain satu anak aja.

Mungkin Allah juga tau kapasitas gue, mungkin hanya cocok dititipin satu anak aja.

Sementara kalau ngomongin resolusi, sih, nggak mau muluk-muluklah. Cuma mau hidup lebih sehat aja. Manajemen waktu dan keuangan lebih baik lagi.

Udah harus mulai mikirin investasi yang lebih serius. Dan satu lagi, soal ibadah juga harus lebih bener. Kayanya selama hidup, belum banyak bekel yang gue punya kalau suatu waktu dipanggil pulang.

Penghujung tahun 2018, banyak banget musibah yang datang. Tsunami di Banten, se sebelumnya kecelakaan pesawat lion air, ada juga gempa dan tsunami di Palu... terus, kemarin denger ada salah satu blogger yang meninggal diusia muda karena didiagnosa kanker. Ninggalin suami dan anak yang usianya masih batita.

Sedih....

Kalau banyak musibah di depan mata, kaya lagi ditegor, "Hei, kamu masih dikasih kesempatan hidup, jangan disia-siain, dong. Manfaatin untuk hal yang baik. Memang udah siap kalau dipanggil?"

Jawabannya, ya, jelas aja belum.

Ibadah nggak seberapa.
Skill yang bakal jadi warisan ke anak aja juga belum ada apa-apanya.
Belum ini itu.... banyak banget!

Selain kaya ditegor, sekaligus dingetin lagi untuk banyak bersyukur. Bersyukur karena dilimpahi rezeki yang bisa dinikmatin sampai detik ini.

Rezeki masih bisa dikasih kesempatan untuk hidup, liat dan dampingin pertumbuhan anak, punya suami yang bisa selalu support, keluarga masik komplet, punya kerjaan yang baik, masih punya temen-temen yang baik, rezeki segala macam. Alhamdulillah.....

Mari nikmatin lembaran pertama di tahun 2019.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar