Untuk Kamu Perempuan yang Lewat 35 Tahun, Jangan Resah - Adisty Titania

Rabu, 16 November 2016

Untuk Kamu Perempuan yang Lewat 35 Tahun, Jangan Resah

Jujur aja deh, siapa sih perempuan yang enggak resah dengan bertambahnya umur. Saya pikir cuma perempuan-perempuan dengan level keikhlasan tinggi yang melewati bertambahnya umur dengan tenang-tenang saja.




Saya? Buat saya perubahan itu tidak mudah dan tidak akan pernah mudah, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita beradaptasi dengan perubahan itu.

Di dunia kerja, saya sudah merasa berhasil melakukan adaptasi itu. 10 tahun berkarier di dunia jurnalistik telah memberi saya banyak sekali pengalaman dan pembelajaran. Baragam hal yang membuat saya memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menanggapi banyak hal dan permasalahan.

Begini deh. Biar saya ceritakan dulu mengapa saya memilih kerja di dunia jurnalistik. Pilihan profesi yang membuat beberapa teman saya heran, profesi yang lebih dari satu dekade lalu terdengar absurd -- terutama saat teman-teman genk saya ingin menjadi pekerja kantoran yang bisa terlihat selalu rapi dengan sepatu berhak tinggi, duduk manis di balik meja dan berharap dapat gaji besar (eh, kalau ini siapa sih yang enggak mau).

Saya jadi ingat, ada salah satu teman dekat saya semasa SMP yang bingung, kenapa saya mau jadi wartawan. Dia bilang, “Serius, Dis? Loe mau kuliah jurnalistik? Mau dagang koran?”

Hahaha… meskipun komentarnya terdengar nyebelin, tapi saya memang sudah memilih profesi menjadi wartawan bahkan bisa dibilang ini adalah mimpi saya. Kenapa? Karena saya pikir, dunia wartawan adalah dunia yang fleksibel. Pekerjaan yang selalu dinamis dan tidak pernah membosankan karena setiap saat saya punya kesempatan untuk bertemu dan kenalan dengan orang baru. Orang-orang yang punya latar belakang dan keahlian yang berbeda.

Dan yang paling penting, saya punya peluang besar untuk mendapatkan informasi baru dan membantu menyebarkannya pada orang lain. Syukur kalau bisa bermanfaat bagi semua masyarakat Indonesia.

Awalnya, saya membayangkan mau jadi wartawan yang bisa menulis segala berita terbaru, termasuk berita politik, berita besar yang selalu menjadi headline di TV dan koran-koran. Saya tidak pernah benar-benar bisa merealisasikan mimpi-mimpi saya itu. Lah wong saya malah lebih sering bekerja di desk yang terkait hiburan dan gaya hidup. Tapi saya tidak pernah merasa gagal. Justru sebaliknya, saya kini menemukan cara-cara lain untuk tetap memberi manfaat buat (cukup) banyak orang.

Setidaknya keinginan saya untuk menjadi ‘agen perubahan’ tetap bisa saya wujudkan. Sudah tiga tahun belakangan ini, saya diberikan kesempatan bekerja di Mommies Daily. Sebuah website yang fokus dengan segala hal yang ‘berbau’ parenting dan ibu bekerja.

“Adis, kok anak gue susah banget, ya, makannya?”

“Playgrup yang bagus di Jakarta selatan di mana ya?”

“Kenapa, sih, anak gue tantrum terus?”

“Menu yang baik untuk anak mulai MPASI apa ya?”

“Dis… gue itu sering banget nggak cocok sama pola asuh nyokap dan mertua. Gimana ya?”

Lewat pertanyaan-pertanyaan itulah saya menyalurkan keilmuan saya buat orang lain. Ilmu yang saya dapatkan setelah berbincang dengan mereka yang memang ahli dibidangnya.

Bukankah, sebaik-baiknya orang adalah mereka yang bisa bermanfaat untuk orang lain?

Dan sekarang, saat sudah berusia 36 tahun, setelah melewati beragam berbagai pengalaman dan tantangan kehidupan saya pun kian merasa matang. Matang, lho, ya… bukan ngerasa tua.

Bukannya apa-apa, perempuan kalau ngomongin usia memang jadi sensitif banget. Nggak sedikit yang malah suka merasa malu mengakui kalau angka usianya sudah banyak.

Sama seperti perempuan kebanyakan, ketika usia sudah di atas 35 tahun, saya juga punya rasa khawatir dengan beragam masalah kulit. Biar gimanapun, akan ada banyak perubahan masalah kulit yang sebelumnya tidak dialami saat usia masih 20-an.

Semakin bertambahnya umur, masalah kulit pun makin bertambah. Mulai dari kulit lebih kering dan kusam, timbulnya kerutan wajah di ujung mata, warna kulit yang nggak merata, dark spot, aaah… kalau disebut satu-satu, mungkin 1 halaman tulisan juga nggak akan cukup.

Dengan perubahan seperti ini, kebutuhan skincare saya pun akhirnya kian bergeser. Kalau dulu getol banget pakai produk yang bisa bikin kulit jadi putih, sekarang saya lebih fokus dan butuh produk anti aging. Toh, sebenarnya  menggunakan produk anti aging bukannya  untuk melawan tanda penuaan di kulit.

Tapi, dengan produk anti aging yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kulit, bisa membantu memperlambat tanda-tanda penuaan. Artinya, kalau sudah paham dan sadar seberapa besar fungsi skincare anti-aging ini, saya jadi lebih nyaman dengan proses alami ini.

Lagian, siapa, sih, yang bisa mencegah bertambahnya umur? Menolak untuk menjadi tua?

Yang bisa saya lakukan adalah dengan menggunakan produk yang tepat. Kalau sekarang, sudah kepincut dengan produk  Revitalift Dermalift dari L’Oreal Paris Skin Expert.  Setelah rutin pakai produk day cream dan night cream, memang terasa banget perubahannya.  Kulit jadi lebih kenyal dan lembap. Ya, meskipun nggak sekenyal dan selembap kulit bayi, tapi efeknya terasa.



Dan yang paling penting saat pakai day cream-nya, langsung cepat meresap di kulit dan nggak gampang bikin berminyak. Kalau baca di kemasannya, L’Oreal Dermalift ini menggunakan teknologi Dermalift yang  bisa membantu mengurangi kerutan sebanyak 27 % dan meningkatkan kekencangan sebanyak 35 % di beberapa zona wajah seperti dahi, ujung luar mata, pipi, dan garis senyum. Kandungnya lain yang nggak kalah penting adalah Centella Asiatica, pro-Retinol A.

Gara-gara pakai produk ini, saya ngerasa makin cantik, hahahaha.

Saya sendiri yakin kalau semua perempuan punya cerita sendiri ketika memasuki usia 35 tahun, di mana usia ini bisa dibilang jadi #UsiaCantik. Cerita yang mungkin dianggap sepele tapi ternyata bisa bermanfaat untuk orang lain.

Gimana kalau berbagi ceritanya lewat kompetisi blog diadakan  L'Oreal Paris Skin Expert? Yuk, langsung  daftarkan blog kalian di http://bit.ly/usiacantik_blogcomp 

Oh, ya, kalau mau coba pakai dan beli Revitalift Dermalift dari L’Oreal Paris Skin Expert langsung cek di http://bit.ly/UsiaCantik saja, yah.

Gerakan #UsiaCantik ini sepenuhnya didukung oleh
L’Oreal Paris Revitalift Dermalift







20 komentar:

  1. oooh noooooo bulan depan aku udah 35 tahun aja, bener ney harus mikirin kulit kita cocoknya pake apa dan harus sesuai dengan usia kita, hwa makasih infonya mba Adis, nanti abis lahiran mau saya coba aaah produk ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, Mbaaak.... wah, selamat datang di kelompok #UsiaCantik , usia yang idealnya bikin kita matang dalam segala hal. Hihi.. iya, Mbak... coba, deh. Aku sih cucccook pakai produk ini.

      Hapus
  2. Mba, lego heli nya samaan ma anakku... Hihihi
    Btw, Mba Adisty emang msh muda kok...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah... Samaan legonya, ya? Ini lego yg masih utuh, yg lain udah amburadul, Mbak.. hahahaha. Ih, uwis tuwak, Mbak
      😁 tp sangat menikmati kok saat usia cantik ini.

      Hapus
  3. Awalnya berasa deg-degan pas mau masuk ke usia cantik. Ternyata pas udah dijalani malah bahagia. Mba Adis usianya lebih muda daripada aku. Semoga semangatmu bisa nular ke aku, ya. Hehehe :D.

    mollyta(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Molly... Malah awalnya aku pikir Mbak Molly lebih muda dr aku, loh... Mbak Molly tampak fresh terosss.

      Hapus
  4. Ahh masih muda niy, aku udah lebih usia cantiknya. Memang sebagian wanita merasa resah memasuki 35 ya, tapi pinter2 kita aja merawat diri.

    Yuk ahh, tetep cantik!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, ah, tetep cantik meskipun usia udah nggak muda lagi. Merawat diri sama jaga gaya hidup, ya, Mbak 😊😁

      Hapus
  5. tak perlu resah gelisah, udah ada L'Oreal Dermalift ya mbak hehehe.
    tapi benar sekali mbak, bermanfaat bagi orang lain itu menyenangkan ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak... Rasanya ada kepuasan batin gitu kl ada orang yg bilang tulisan aku bermanfaat, dan banyak ngefans.

      Bener bgt Mbak, selagi ada skincare yg cocok dan sesuai kebutuhan, masalah kulit nggak udh khawatir lg, hihi

      Hapus
  6. Aku pake juga Revitalift Dermalift ini. Emang efeknya kerasa kok, jadi lebih lembab dan segar dibanding sebelumnya.
    Makin sukses ya di usia cantik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin....semoga kita sukses, Mbak. Makin bisa berkarya... Iya, Mbak... Loreal ini enak bgt.

      Hapus
  7. Perubahan memang gak bisa dihindari ya, termasuk urusan kulit. Untung ada Loreal :D

    BalasHapus
  8. Nambah usia apalagi udah kepala 3 emang suka bikin parno ya, Dis. Aku pun hehehe Tapi mau gimana lagi, kan kita bukan manusia abadi kayak di film-film fantasy gitu. Aku mau curhat juga ah #lho?

    BalasHapus
  9. Mbak dirimu kereeen abis deh! Seneng baca perjalanan di dunia jurnalistiknya hahaha seandainya yang dulu komen bisa liat dirimu mungkin dia sirik (atau hanya kurang piknik). Setuju sepenuhnya dengan "yang terpenting adalah bagaimana kita beradaptasi dengan perubahan itu." Aku pernah denger bahwa hidup itu kita harus kayak air, bisa beradaptasi tapi selalu mengalir.

    PS: Fotonya sukaaa banget *toss dari emak-emak yang anaknya suka lego*

    BalasHapus
  10. Aaah aku mah dr dulumya justru bercita2 jadi jurnalis mbaa... Sayangnya gagal masuk komunikasi..hehe
    Ya sudah harus bergelut dengan hukum yg tak kalah absurd hahaha.
    Btw itu legonya keren dek Paksi ku pasti demen banget

    BalasHapus
  11. Malu memang sm angka, tp diusia cantik ini aku semakin menemukan jatidiriku.. aahh.. mbak.. tulisannya menginspirasi bgt..

    BalasHapus
  12. Jd jurnalis malah seru mnrt aku, aku jg bukan tipe yg betah krj dibalik meja.. hahahha...

    Http.lovelyristin.com

    BalasHapus
  13. Jd jurnalis malah seru mnrt aku, aku jg bukan tipe yg betah krj dibalik meja.. hahahha...

    Http.lovelyristin.com

    BalasHapus
  14. ah masih lebuh tuwak aku 2 tahun *tutup muka*

    aku suka iri sama jurnalis, tulisan blog pribadi jurnalis tuh macam pujangga gitu

    beda sama aku yang cacat linguistik

    BalasHapus